Pembiusan adalah kunci utama agar proses pelaksanaan tindakan sunat selanjutnya dapat berlangsung dengan nyaman dan lancar. Sebagian besar anak yang kurang kooperatif karena membawa persepsi dan bayangan yang menakutkan terkait khitan, yang didapat dari cerita atau pengalaman teman yang telah dikhitan sebelumnya. Jadi lebih pada rasa takut. Nah, untuk mengatasi rasa takut tersebut, kami menerapkan salah satu prinsip dari ilmu Neuro Linguistic Programming (NLP), bahwa the map is not the territory. Apa yang ada di dalam pikiran tidaklah selalu menggambarkan kenyataan riil di dunia nyata. Kenyataannya adalah tindakan sunat. Tapi di dalam pikiran muncul berbagai macam bayangan yang kebanyakan menakutkan bagi anak. Nah, kami menghadirkan metode bius ramah anak untuk menggantikan bayangan dan persepsi anak yang cenderung kurang positif dan menakutkan tentang gambaran sunat, kami ganti dengan stimulus-stimulus untuk membentuk persepsi dan bayangan yang positif, nyaman dan menyenangkan selama anak menjalani tindakan khitan.
Bius ramah anak yang pertama adalah dengan menghadirkan desain tata ruang yang sesuai dengan dunia anak. Mulai dari warna ruangan yang cerah dan warna-warni, dilengkapi dengan berbagai gambar, poster dan hiasan yang akrab dan sesuai dengan dunia anak. Ruang tunggu dilengkapi dengan area photobooth. Ruang tindakan didesain menjadi home theatre atau minibioskop, di mana anak diberikan pilihan untuk bermain PS, nonton film layar lebar, atau sambil melihat video kesukaan melalui VR Box. Atau juga anak boleh memilih metodehypnobius, di mana pembiusan dilakukan pada saat anak memasuki rasa nyaman dan otak berada pada gelombang teta. Selain itu, anak diberi tahu bahwa setelah selesai sunat, ada hadiah spesial yang menanti tanpa diundi.
Di dalam ruang tindakan disediakn sofa tunggu yang nyaman bagi orang tua yang ingin menemani buah hatinya. Orang tua yang menunggu di dalam ruang tindakan berperan untuk memberikan dukungan psikologis serta membantu agar pikiran anak diisi dengan hal-hal yang menyenangkan. Orang tua tidak diperbolehkan untuk berbicara dengan anak terkait dengan tindakan dan proses sunat. Orang tua hanya boleh berbicara dengan anak terkait dengan hal-hal di luar tema sunat. Penjelasan dan pembicaraan terkait sunat hanya boleh dilakukan oleh petugas dan dokter.
Untuk menunjang kenyamanan yang lebih bagi anak dalam menjalani khitan di Happy Sunat, pembiusan secara medis diberikan dengan metode kombinasi dan berlapis, meliputi:
- Pemberian obat antinyeri 2 jam sebelum tindakan yang diikuti oleh pemberian obat 4 jam setelah tindakan. Obat ini dibawakan pada saat proses pendaftaran dan konsultasi.
- Pemberian salp oles di area kulit yang akan dilakukan bius lokal 20 menit sebelum tindakan. Obat ini juga diberikan pada saat pendaftaran dan konsultasi.
- Memasukkan obat bius menggunakan jarum ukuran paling kecil (lebih kecil dari jarum untuk imunisasi) atau dengan bius tanpa jarum. Waktu memasukkan obat adalah pada saat pikiran anak diisi dengan dunianya, yaitu pada saat anak sudah bisa menikmati aktifitas bermain PS atau nonton film.
Teknik bius ramah anak akan berhasil tergantung pada kerjasama antara orang tua, anak, dan petugas/dokter. Ada 3 syarat yang harus dipahami dan dilaksanakan, yaitu:
- Orang tua selama mendampingi anak hanya boleh berbicara hal-hal di luar tema sunat. Yang boleh berbicara terkait tema sunat hanya dokter dan petugas.
- Selama tindakan, orang tua memandu anak untuk terik nafas rileks sambil mengajak anak berbicara hal-hal yang disukai anak.
- Fokus dan perhatian anak adalah pada layar bioskop atau video VR yang sedang memutar film/PS.Anak tidak boleh melihat ke area tindakan.
Happy Sunat melayani khitan dengan konsep yang ramah anak, menjadikan khitan pengalaman yang unik dan menyenangkan bagi anak. Melayani juga pasien-pasien dari Kebumen, Magelang, Jogja dan daerah sekitar. Yuk konsultasikan kebutuhan khitan kepada kami di Nomor telp 0822 8000 0053 . Pendaftaran online bisa di www.happysunat.com
